Semoga penghargaan ini semakin memotivasi untuk terus menghadirkan gagasan berbasis riset yang mencerahkan publik, sekaligus menjadi teladan dan inspirasi bagi dosen Perbanas Institute lainnya untuk aktif menyuarakan sains serta berkontribusi membangun ruang publik yang lebih kritis dan berbasis fakta.
Perbanas Institute dan Peran Strategis Akademisi di Ruang Publik
Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat Indonesia yang semakin bergantung pada internet dan media sosial membawa tantangan besar bagi dunia akademik. Di tengah maraknya opini tanpa dasar ilmiah, disinformasi, hingga polarisasi digital, kehadiran suara akademisi menjadi semakin krusial.
Fenomena yang kerap disebut sebagai “matinya kepakaran” menggambarkan kondisi ketika pandangan ilmiah sering kali kalah populer dibanding narasi sensasional di media sosial. Dalam konteks inilah The Conversation Indonesia (TCID) konsisten menghadirkan artikel berbasis riset dan keilmuan agar sains kembali menjadi bagian dari percakapan publik.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap para akademisi dan peneliti yang telah berkontribusi, TCID menyelenggarakan TCID Author Awards 2025 dengan tema besar “Mengembalikan Sains ke Publik”, yang digelar secara daring pada 6 Februari 2026.
Peran Ilmuwan dalam Menjaga Integritas Pengetahuan Publik
Dalam acara tersebut, Yanuar Nugroho menegaskan bahwa ilmuwan tidak cukup hanya menjadi produsen pengetahuan melalui jurnal ilmiah, tetapi juga harus menjadi penjaga integritas pengetahuan publik.
Ketika data dipelintir untuk kepentingan tertentu atau kebijakan dibangun di atas asumsi yang keliru, ilmuwan perlu bersuara. Demokrasi yang sehat, menurutnya, membutuhkan warga yang berpikir kritis dan mampu mempertanyakan dasar kebijakan publik.
Senada dengan itu, Chief Editor TCID, Anggi M. Lubis, menekankan pentingnya transformasi media menjadi multiplatform tanpa mengorbankan integritas jurnalistik. Media sosial bukan sekadar kanal distribusi, tetapi ruang strategis untuk mendekatkan sains kepada masyarakat luas.
Salah satu kebanggaan dalam ajang ini adalah terpilihnya Patria Laksamana dari Perbanas Institute sebagai:
Penulis Pilihan Editor Ekonomi
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi beliau dalam menyebarkan ilmu pemasaran dan inklusi keuangan berbasis sains kepada masyarakat luas melalui artikel-artikel yang tajam, berbasis data, dan relevan dengan dinamika ekonomi Indonesia.
Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa dosen tidak hanya berperan di ruang kelas dan jurnal akademik, tetapi juga aktif membangun literasi publik melalui media yang kredibel.
Capaian ini menjadi bukti bahwa sivitas akademika Perbanas Institute mampu berkontribusi secara nasional dalam memperkuat budaya informed citizenry masyarakat yang memiliki pengetahuan memadai dan berbasis fakta dalam berpartisipasi di kehidupan bernegara.
🏆Apresiasi dan Ucapan Selamat🏆
Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada:
Patria Laksamana
Dosen Perbanas Institute
Peraih Penulis Pilihan Editor Ekonomi
TCID Author Awards 2025
Daftar Penerima Penghargaan TCID Author Awards 2025
Selamat kepada para ilmuwan, akademisi, dan institusi yang menerima penghargaan dalam TCID Author Awards 2025. Dedikasi dalam menghadirkan informasi berbasis bukti telah membantu mengembalikan sains ke ruang publik secara bermakna.
🏆 Penulis Pilihan Editor Lingkungan: Sabhrina Gita Aninta (University of Copenhagen)
🏆 Penulis Pilihan Editor Sains & Teknologi: Taufik Rachmat Nugraha (Centre for Air and Space Policy)
🏆 Penulis Pilihan Editor Kesehatan: Ermi Ndoen (IRGSC Kupang)
🏆 Penulis Pilihan Editor Bisnis & Ekonomi: Dr. Patria Laksamana (Perbanas Institute)
🏆 Penulis Pilihan Editor Politik & Masyarakat: Puteri Atikah (Universitas Negeri Medan)
🏆 Penulis Pilihan Editor Pendidikan & Budaya: Adrian Perkasa (Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies)
🏆 Penulis Paling Banyak Dibaca: Catur Septiana Rakhmawati (UII Yogyakarta)
🏆 Penulis Terproduktif: Imam Salehudin, PhD (Universitas Indonesia)
🏆 Penulis Baru Terbaik: Aidy Halimanjaya (Universitas Katolik Parahyangan)
🏆 Kolaborator Konten Multiplatform Terbaik – Podcast SuarAkademia: Rahadian Diffaul Barraq Suwartono (UII Yogyakarta)
🏆 Kolaborator Konten Multiplatform Terbaik – Video Ask the Expert: Mustika Andini (Universitas Sebelas Maret)
🏆 Institusi Universitas Terproduktif: Universitas Indonesia
🏆 Institusi Non-Universitas Terproduktif: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Terima kasih atas kontribusi nyata dalam menjembatani dunia riset dengan masyarakat luas. Selamat atas pencapaian yang membanggakan dan pengakuan yang layak diterima.
Sumber dan Karya
Untuk membaca berita lengkap mengenai TCID Author Awards 2025: Baca Berita Lengkap
Untuk melihat karya-karya Dr. Patria Laksamana di The Conversation Indonesia: Lihat Karya Dosen Perbanas

